little girl talking
(I think about the generations
and they say they want to make it
a better place for our children and our children's children
so that they they they know it's a better world for them
and I think they can make it a better place)
There's A Place In
Your Heart
And I Know That It Is Love
And This Place Could
Be Much
Brighter Than Tomorrow
And If You Really Try
You'll Find There's No Need
To Cry
In This Place You'll Feel
There's No Hurt Or Sorrow
Cuz There Are Ways
To Get There
If You Care Enough
For The Living
Make A Little Space
Make A Better Place
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
If You Want To Know Why
There's A Love That
Cannot Lie
Love Is Strong
It Only Cares For
Joyful Giving
If We Try
We Shall See
In This Bliss
We Cannot Feel
Fear Or Dread
We Stop Existing And
Start Living
Then It Feels That Always
Love's Enough For
Us Growing
So Make A Better World
Make A Better World...
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
And The Dream We Were
Conceived In
Will Reveal A Joyful Face
And The World We
Once Believed In
Will Shine Again In Grace
Then Why Do We Keep
Strangling Life
Wound This Earth
Crucify Its Soul
Though It's Plain To See
This World Is Heavenly
Be God's Glow
We Could Fly So High
Let Our Spirits Never Die
In My Heart
I Feel You Are All
My Brothers
Create A World With
No Fear
Together We'll Cry
Happy Tears
See The Nations Turn
Their Swords
Into Plowshares
We Could Really Get There
If You Cared Enough
For The Living
Make A Little Space
To Make A Better Place...
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
You And For Me
You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
Sharing and Developing. Cause we're all connected to each other. One inspires the others, one's inspired by the others.
Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan
Selasa, 02 November 2010
Senin, 27 September 2010
Kegagalan (Inspirasi dari Adik Kelas)
Kakak : "Kamu pasti pernah mengalami kegagalan? Kegagalan apa yang terbesar?"
Adik : "Kak, bagi saya kegagalan itu biasa, yang tidak biasa bagi saya, adalah cepat berhasil",
"Kakak tau, sudah berapa kali saya kirim karya tulis?"
"Tiga belas kali berturut-turut. Dan, belum pernah lolos! Tentu hal itu membuat saya kecewa, tapi pengalaman saya lebih besar dari orang yang pertama kali ikut langsung menang"
"Bagi saya itulah pemenang. Lalu, hal yang mana yang kakak katakan sebagai kegagalan? Bukankah, kegagalan itu sebenarnya akumulasi keberhasilan yang tertunda?"
"Kegagalan bagi saya adalah keberhasilan, hanya saja dia belum terakumulasikan"
Adik : "Kak, bagi saya kegagalan itu biasa, yang tidak biasa bagi saya, adalah cepat berhasil",
"Kakak tau, sudah berapa kali saya kirim karya tulis?"
"Tiga belas kali berturut-turut. Dan, belum pernah lolos! Tentu hal itu membuat saya kecewa, tapi pengalaman saya lebih besar dari orang yang pertama kali ikut langsung menang"
"Bagi saya itulah pemenang. Lalu, hal yang mana yang kakak katakan sebagai kegagalan? Bukankah, kegagalan itu sebenarnya akumulasi keberhasilan yang tertunda?"
"Kegagalan bagi saya adalah keberhasilan, hanya saja dia belum terakumulasikan"
Minggu, 19 September 2010
Memory of The Nite
A midnight on a summer
When the clouds aren’t come…
When the wind blows up higher
When the voice of nature sounds louder
When there’s nothing but comfort
One moment in time
One moment at the midnight on this summer
Aku menunggu
Bersama rembulan biru
Seiring terbit dan terbenamnya konstelasi yang harmoni berpadu
Aku menunggu…
Untuk memecahkan teka-teki sang waktu
Kau yang mencari realita,
Siapa dirimu?
Kau yang mempelajari fakta,
Siapa namamu?
Kau yang berdiri di bawah sinar bulan sabit biru yang redup…
Aku tak mengenalimu
When the clouds aren’t come…
When the wind blows up higher
When the voice of nature sounds louder
When there’s nothing but comfort
One moment in time
One moment at the midnight on this summer
Aku menunggu
Bersama rembulan biru
Seiring terbit dan terbenamnya konstelasi yang harmoni berpadu
Aku menunggu…
Untuk memecahkan teka-teki sang waktu
Kau yang mencari realita,
Siapa dirimu?
Kau yang mempelajari fakta,
Siapa namamu?
Kau yang berdiri di bawah sinar bulan sabit biru yang redup…
Aku tak mengenalimu
Rabu, 15 September 2010
Untukmu Pejuang Pangan
Ingin sedikit menyinggung dan mengingatkan kembali bahwa kita punya sebuah idealisme, yang merupakan manifestasi cita-cita yang begitu tinggi dan luhur. Makna yang terkandung dari kata-kata yang tertuang dalam idealisme kita ini sungguh luar biasa.
“Betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri.
Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan.
Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita mereka, jika
memang itu harga yang harus dibayar.
Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu biru hati kami, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.
Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini, sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.
Kami ingin agar bangsa ini mengetahui bahwa kami membawa misi yang bersih dan suci, bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu.
Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia, tidak mengharapkan harta benda atau imbalan lainnya.
Tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terima kasih.
Yang kami harap adalah tercapainya kejayaan pangan bangsa serta kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta.”
Luar biasa kan?
Namun seringkali saya mempertanyakan seberapa banyak dari kita yang telah menginternalisasi idealisme ini dalam dirinya? Atau bahkan, seberapa banyak yang masih ingat? Pertanyaan ini juga saya tujukan untuk diri saya sendiri…
Bagaimanapun, saat ini kita adalah punggawa pangan bangsa, salah satu pilar yang turut menopang tegaknya kejayaan pangan (yang mungkin saat ini masih dicita-citakan) bangsa ini. Sekali lagi, kita memiliki cita-cita mewujudkan kejayaan pangan bangsa.
Saya berharap, badai apapun yang menanti di depan sana, kita bisa tetap memegang teguh cita-cita dan idealisme ini, meskipun mungkin ketika tidak bersama lagi, dan tantangan mempertahankan idealisme ini semakin berat.
Kejayaan pangan di negeri ini memang belum tercapai. Kondisi ini seharusnya menjadi peluang serta dapat membuka mata dan hati kita untuk berbuat lebih bagi bangsa ini, terutama dengan memanfaatkan kompetensi di bidang pangan. Sebuah pepatah mengatakan bahwa pahlawan bukan orang yang selalu berada pada kondisi terbaik, namun pahlawan selalu melakukan yang terbaik, sekalipun pada kondisi yang tidak baik. Artinya, dengan keadaan pangan di negeri kita ini, kita berpeluang menjadi pahlawan-pahlawan pangan (Amin…).
Caranya? Real strateginya? Optimalisasi strategi dan sasarannya?
Let see, mungkin bisa didiskusikan. Tulisan ini hanya menyampaikan sedikit tentang aspek teoritisnya saja.
“Permasalahan pangan bangsa”, saat ini mungkin sebagian besar dari kita masih menyikapinya dengan sebatas berpikir. Seringkali, kita menemui jalan buntu untuk merealisasikan pemikiran kita, saya pun demikian (numpang curhat!). Minimnya dukungan, keterbatasan wewenang, sulitnya birokrasi, hingga sempitnya waktu dan banyaknya tugas, sering menjadi alasan yang menghalangi kita menganalisis sedalam apa pemikiran kita, atau bagaimana caranya merealisasikan pemikiran-pemikiran itu. Bahkan, kalau kita sangat kurang idealis, bisa saja kita melupakan dan membuang jauh pemikiran itu.
Saya ingin berbagi sebuah quote yang terangkum dalam salah satu buku favorit saya, semoga sedikit memotivasi kita sebagai mahasiswa pangan, untuk terus bergerak menuju cita-cita kejayaan pangan bangsa:
“Pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya, dan kesiapan untuk beramal dan berkorban dalam mewujudkannya.
Dasar dari semangat (dalam merealisasikannya) adalah hati yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat.”
Mari buktikan bahwa kita benar-benar dapat menjadi bagian dari solusi permasalahan pangan bangsa.
“Betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri.
Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan.
Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita mereka, jika
memang itu harga yang harus dibayar.
Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu biru hati kami, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.
Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini, sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.
Kami ingin agar bangsa ini mengetahui bahwa kami membawa misi yang bersih dan suci, bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu.
Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia, tidak mengharapkan harta benda atau imbalan lainnya.
Tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terima kasih.
Yang kami harap adalah tercapainya kejayaan pangan bangsa serta kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta.”
Luar biasa kan?
Namun seringkali saya mempertanyakan seberapa banyak dari kita yang telah menginternalisasi idealisme ini dalam dirinya? Atau bahkan, seberapa banyak yang masih ingat? Pertanyaan ini juga saya tujukan untuk diri saya sendiri…
Bagaimanapun, saat ini kita adalah punggawa pangan bangsa, salah satu pilar yang turut menopang tegaknya kejayaan pangan (yang mungkin saat ini masih dicita-citakan) bangsa ini. Sekali lagi, kita memiliki cita-cita mewujudkan kejayaan pangan bangsa.
Saya berharap, badai apapun yang menanti di depan sana, kita bisa tetap memegang teguh cita-cita dan idealisme ini, meskipun mungkin ketika tidak bersama lagi, dan tantangan mempertahankan idealisme ini semakin berat.
Kejayaan pangan di negeri ini memang belum tercapai. Kondisi ini seharusnya menjadi peluang serta dapat membuka mata dan hati kita untuk berbuat lebih bagi bangsa ini, terutama dengan memanfaatkan kompetensi di bidang pangan. Sebuah pepatah mengatakan bahwa pahlawan bukan orang yang selalu berada pada kondisi terbaik, namun pahlawan selalu melakukan yang terbaik, sekalipun pada kondisi yang tidak baik. Artinya, dengan keadaan pangan di negeri kita ini, kita berpeluang menjadi pahlawan-pahlawan pangan (Amin…).
Caranya? Real strateginya? Optimalisasi strategi dan sasarannya?
Let see, mungkin bisa didiskusikan. Tulisan ini hanya menyampaikan sedikit tentang aspek teoritisnya saja.
“Permasalahan pangan bangsa”, saat ini mungkin sebagian besar dari kita masih menyikapinya dengan sebatas berpikir. Seringkali, kita menemui jalan buntu untuk merealisasikan pemikiran kita, saya pun demikian (numpang curhat!). Minimnya dukungan, keterbatasan wewenang, sulitnya birokrasi, hingga sempitnya waktu dan banyaknya tugas, sering menjadi alasan yang menghalangi kita menganalisis sedalam apa pemikiran kita, atau bagaimana caranya merealisasikan pemikiran-pemikiran itu. Bahkan, kalau kita sangat kurang idealis, bisa saja kita melupakan dan membuang jauh pemikiran itu.
Saya ingin berbagi sebuah quote yang terangkum dalam salah satu buku favorit saya, semoga sedikit memotivasi kita sebagai mahasiswa pangan, untuk terus bergerak menuju cita-cita kejayaan pangan bangsa:
“Pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya, dan kesiapan untuk beramal dan berkorban dalam mewujudkannya.
Dasar dari semangat (dalam merealisasikannya) adalah hati yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat.”
Mari buktikan bahwa kita benar-benar dapat menjadi bagian dari solusi permasalahan pangan bangsa.
Sabtu, 28 Agustus 2010
I have a dream
I have a dream
a song to sing
to help me cope
with anything
If you see the wonder of a fair tale
You can take the future
Even if you fail
I'll cross the stream
I have a dream
I have a dream
a fantasy
to help me through
reality
And my destination
makes it worth the while
Pushing through the darkness
Still another mile
I'll cross the stream
I have a dream
a song to sing
to help me cope
with anything
If you see the wonder of a fair tale
You can take the future
Even if you fail
I'll cross the stream
I have a dream
I have a dream
a fantasy
to help me through
reality
And my destination
makes it worth the while
Pushing through the darkness
Still another mile
I'll cross the stream
I have a dream
Believe
Hidden beneath the ground, is a spring that feeds the creek,
Invisible as the wind,
That you feel upon your cheek,
And every breeze that whispers,
Reminds us constantly,
Sometimes what’s real is something you can’t see…
Believe… in all that can be,
A miracle starts whenever you dream,
Waiting behind the clouds,
Is the sky that’s always clear,
And chasing away the doubts,
You watch the sun appear,
It’s shining to remind you,
As each new day begins,
There’s always hope if you just let it in…
Believe… in all that can be,
A miracle starts whenever you dream,
You can paint the stars,
You can touch the sky,
Spread your wings and discover you can fly,
You won’t know until you try…
Believe, and dream what can be,
Ask with your heart,
And you will receive.
Believe, the beauty is yours to see
Invisible as the wind,
That you feel upon your cheek,
And every breeze that whispers,
Reminds us constantly,
Sometimes what’s real is something you can’t see…
Believe… in all that can be,
A miracle starts whenever you dream,
Waiting behind the clouds,
Is the sky that’s always clear,
And chasing away the doubts,
You watch the sun appear,
It’s shining to remind you,
As each new day begins,
There’s always hope if you just let it in…
Believe… in all that can be,
A miracle starts whenever you dream,
You can paint the stars,
You can touch the sky,
Spread your wings and discover you can fly,
You won’t know until you try…
Believe, and dream what can be,
Ask with your heart,
And you will receive.
Believe, the beauty is yours to see
If We Hold On Together
Don't lose your way
With each passing day
You've come so far
Don't throw it away
Live believing
Dreams are for weaving
Wonders are waiting to start
Live your story
Faith hope and glory
Hold to the truth
In your heart
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
Where clouds roll by
For you and I
Souls in the winds
Must learn how to bend
Seek out a star
Hold on to the end
Valley, mountain
There is a fountain
Washes our tears
All away
Words are swaying
Someone is praying
Please let us come
Home to stay
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
Where clouds roll by
For you and I
When we are out there
In the dark
We'll dream about the sun
In the dark
We'll feel the light
Warm our hearts
Everyone
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
As high
As souls can fly
The clouds roll by
For you and I
With each passing day
You've come so far
Don't throw it away
Live believing
Dreams are for weaving
Wonders are waiting to start
Live your story
Faith hope and glory
Hold to the truth
In your heart
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
Where clouds roll by
For you and I
Souls in the winds
Must learn how to bend
Seek out a star
Hold on to the end
Valley, mountain
There is a fountain
Washes our tears
All away
Words are swaying
Someone is praying
Please let us come
Home to stay
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
Where clouds roll by
For you and I
When we are out there
In the dark
We'll dream about the sun
In the dark
We'll feel the light
Warm our hearts
Everyone
If we hold on together
I know our dreams
Will never die
Dreams see us through
To forever
As high
As souls can fly
The clouds roll by
For you and I
Langganan:
Postingan (Atom)