It's been a while ya. U know what? Kita bisa nulis apa aja, bahkan mengungkapkan apapun rasa. Tapi, terkadang banyak yg nggak pengen kita ungkapkan, apalagi ttg alasan atas segala yg terindra manusia.
Cause all people see 'what", few of them understand 'why'.
Menulis bisa membuat lupa diri. Lepas rasa hati meski kadang yg tertulis diharapkan tak dapat dimengerti.
Berdiri, berjuang utk segala hal yg berarti. Selalu begitu selama ini, tak pernah berhenti. Tapi tetap biar dalam sunyi. Hanya hasilnya nanti terasai. Mari berjibaku lagi, mengamankan segala yg berarti bagi semua yg berarti.
Sharing and Developing. Cause we're all connected to each other. One inspires the others, one's inspired by the others.
Minggu, 05 Januari 2014
Rabu, 11 September 2013
Mbahkung
Kangen mbahkung...
Hiks... hiks... kangen diperhatiin kung... Mbahkung yang seumur2 aku kenal kerjanya jauh di kota antah-berantah, pulangnya jarang-jarang. kalo pulang nanya kabarnya detiiilll banget. Gimana kesehatanmu? Sekolahmu? Ini-itumu? Kangen ditanyain gitu. Mbahkung yang paling perhatian sama sekolahku. Mbahkung yang kalo pulang selalu beliin buku. Eh, bukan...bukan buku2 mahal dari toko buku, tapi buku2 murah dari penjual asongan di bis yang beliau naiki sepanjang perjalanan pulang.
Mbahkung rajin beli buku buat cucu2nya. Tiap cucu dapat jatah buku beda. Tapi aku yang nakal selalu ngambil semua jatah buatku sendiri. Selesai baca, baru sepupu yang lain boleh ambil (baca: pinjem karena pasti aku ambil lahi). Untung para sepupu gak terlalu hobi baca jadi nyantai2 aja. Mbahkung pun nggak protes dan tetep beli banyak buku buat semua cucunya. Buku yang menurutku ajaib karena cuma mbahkung yang mau beliin, sementara di sekitar kami nggak ada toko buku. Bahkan aku nggak peduli kalo buku2 itu belum tentu diedit dengan benar dan baik.
Kangen mbahkung yang pecinta segala jenis sayur-mayur. Mbahkung yang maksa aku jadi pecinta sayur juga. Mulai yang nggak berasa sampai yang bikin enek. Kerasa banget manfaatnya waktu mau ng-ASI sekarang. ya...ya...ya...tiba2 kangen mbahkung.
Hiks... hiks... kangen diperhatiin kung... Mbahkung yang seumur2 aku kenal kerjanya jauh di kota antah-berantah, pulangnya jarang-jarang. kalo pulang nanya kabarnya detiiilll banget. Gimana kesehatanmu? Sekolahmu? Ini-itumu? Kangen ditanyain gitu. Mbahkung yang paling perhatian sama sekolahku. Mbahkung yang kalo pulang selalu beliin buku. Eh, bukan...bukan buku2 mahal dari toko buku, tapi buku2 murah dari penjual asongan di bis yang beliau naiki sepanjang perjalanan pulang.
Mbahkung rajin beli buku buat cucu2nya. Tiap cucu dapat jatah buku beda. Tapi aku yang nakal selalu ngambil semua jatah buatku sendiri. Selesai baca, baru sepupu yang lain boleh ambil (baca: pinjem karena pasti aku ambil lahi). Untung para sepupu gak terlalu hobi baca jadi nyantai2 aja. Mbahkung pun nggak protes dan tetep beli banyak buku buat semua cucunya. Buku yang menurutku ajaib karena cuma mbahkung yang mau beliin, sementara di sekitar kami nggak ada toko buku. Bahkan aku nggak peduli kalo buku2 itu belum tentu diedit dengan benar dan baik.
Kangen mbahkung yang pecinta segala jenis sayur-mayur. Mbahkung yang maksa aku jadi pecinta sayur juga. Mulai yang nggak berasa sampai yang bikin enek. Kerasa banget manfaatnya waktu mau ng-ASI sekarang. ya...ya...ya...tiba2 kangen mbahkung.
Kamis, 20 Juni 2013
Memanfaatkan Segala Sarana
Bertahun-tahun ini nggak sensitif, nggak perasa, nggak bisa panik, dan susah banget sedih. Tapi, ada yang selalu bikin sediiiih... Sedih melihat umat Islam susah berbaik sangka pada saudaranya, apalagi sampai saling mencela. Kenapa harus mengumbar keburukan saudaranya? Allah, Rasul-Nya, dan orang2 shalih di segala masa nggak akan bangga dengan yang demikian... Siapa yang untung? siapa yang rugi? U know who...
Salah nggak, kalau dakwah memanfaatkan segala sarana yang mungkin digunakan? Mau person to person, tabligh, organisasi (dalam level apapun dan dengan karakter apapun), masuk ke institusi...semua cuma cara. Mau "golongan" apapun, selama pangkalnya Islam, akidahnya benar, berbai'at pada Allah dan Rasul-Nya, meskipun punya cara masing-masing, patutu dihormati. Rambunya jelas, mengajak kembali pada Allah bil hikmah wal mauizatil hasanah. Selama saudara seiman masih dalam rambu itu, fine kan? Nggak perlulah mencela meskipun nggak setuju, menghina meskipun nggak suka... kecuali ada yang memang slaah dan menyangkut akidah (u know what).
Dan bukankah, titik terendah itu sebatas baik sangka? Terbagi tanpa terpecah lebih indah...
#belajarmenghormatidanmenahankomentarnegatifpadasaudarasendiri
Salah nggak, kalau dakwah memanfaatkan segala sarana yang mungkin digunakan? Mau person to person, tabligh, organisasi (dalam level apapun dan dengan karakter apapun), masuk ke institusi...semua cuma cara. Mau "golongan" apapun, selama pangkalnya Islam, akidahnya benar, berbai'at pada Allah dan Rasul-Nya, meskipun punya cara masing-masing, patutu dihormati. Rambunya jelas, mengajak kembali pada Allah bil hikmah wal mauizatil hasanah. Selama saudara seiman masih dalam rambu itu, fine kan? Nggak perlulah mencela meskipun nggak setuju, menghina meskipun nggak suka... kecuali ada yang memang slaah dan menyangkut akidah (u know what).
Dan bukankah, titik terendah itu sebatas baik sangka? Terbagi tanpa terpecah lebih indah...
#belajarmenghormatidanmenahankomentarnegatifpadasaudarasendiri
Senin, 13 Mei 2013
Brave
Wherever you are, whatever you do, problems will always find you. So, why run? Life's too short to be spent with over-panicking :)
Selasa, 30 April 2013
ALWR
Gak sibuk kok, tapi gak pernah nganggur :)
Cuma orang-orang yang gak punya hobi dan mimpi aja yang pernah nganggur. Selebihnya, meskipun diam atau berhenti sejenak, orang yang punya mimpi nggak pernah nganggur.
(A Long and Windy Road-2013)
Laugh, even when you feel too sick or too worn out or tired.
Smile, even when you're trying not to cry and the tears are blurring your vision.
Sing, even when people stare at you and tell you your voice is crappy.
Trust, even when your heart begs you not to.
Twirl, even when your mind makes no sense of what you see.
Frolick, even when you are made fun of. Sleep, even when you're afraid of what the dreams might bring.
Run, even when it feels like you can't run any more.
And, always, remember, even when the memories pinch your heart. Because the pain of all your experience is what makes you the person you are now. And without your experience---you are an empty page, a blank notebook, a missing lyric. What makes you brave is your willingness to live through your terrible life and hold your head up high the next day. So don't live life in fear. Because you are stronger now, after all the crap has happened, than you ever were back before it started.
Cuma orang-orang yang gak punya hobi dan mimpi aja yang pernah nganggur. Selebihnya, meskipun diam atau berhenti sejenak, orang yang punya mimpi nggak pernah nganggur.
(A Long and Windy Road-2013)
Laugh, even when you feel too sick or too worn out or tired.
Smile, even when you're trying not to cry and the tears are blurring your vision.
Sing, even when people stare at you and tell you your voice is crappy.
Trust, even when your heart begs you not to.
Twirl, even when your mind makes no sense of what you see.
Frolick, even when you are made fun of. Sleep, even when you're afraid of what the dreams might bring.
Run, even when it feels like you can't run any more.
And, always, remember, even when the memories pinch your heart. Because the pain of all your experience is what makes you the person you are now. And without your experience---you are an empty page, a blank notebook, a missing lyric. What makes you brave is your willingness to live through your terrible life and hold your head up high the next day. So don't live life in fear. Because you are stronger now, after all the crap has happened, than you ever were back before it started.
Senin, 22 April 2013
On My Own
#lagi suka sama Samantha Barks
Sometimes I walk alone at nightWhen everybody else is sleepingI think of him and then I'm happyWith the company I'm keepingThe city goes to bed,And I can live inside my head
On my ownPretending he's beside meAll alone,I walk with him 'til morningWithout him,I feel his arms around meAnd when I lose my way I close my eyesAnd he has found me
In the rain, the pavement shines like silverAll the lights are misty in the riverIn the darkness, the trees are full of starlightAnd all I see is him and me forever and forever
And I know it's only in my mindThat I'm talking to myself and not to himAnd although I know that he is blindStill I say, there's a way for us
I love himBut when the night is overHe is gone,The river's just a riverWithout him,The world around me changes!The trees are bare and everywhereThe streets are full of strangers...
I love himBut every day I'm learningAll my life,I've only been pretendingWithout me,His world would go on turningA world that's full of happinessThat I have never known
I love him...I love him...I love him...But only on my own...
"Little Fall of Rain"The rain can't hurt me now
This rain will wash away what's past
And you will keep me safe
And you will keep me close
I'll sleep in your embrace at last.
I don't feel any pain
A little fall of rain
Can hardly hurt me nowAnd rain...Will make the flowers... grow...
Sometimes I walk alone at nightWhen everybody else is sleepingI think of him and then I'm happyWith the company I'm keepingThe city goes to bed,And I can live inside my head
On my ownPretending he's beside meAll alone,I walk with him 'til morningWithout him,I feel his arms around meAnd when I lose my way I close my eyesAnd he has found me
In the rain, the pavement shines like silverAll the lights are misty in the riverIn the darkness, the trees are full of starlightAnd all I see is him and me forever and forever
And I know it's only in my mindThat I'm talking to myself and not to himAnd although I know that he is blindStill I say, there's a way for us
I love himBut when the night is overHe is gone,The river's just a riverWithout him,The world around me changes!The trees are bare and everywhereThe streets are full of strangers...
I love himBut every day I'm learningAll my life,I've only been pretendingWithout me,His world would go on turningA world that's full of happinessThat I have never known
I love him...I love him...I love him...But only on my own...
"Little Fall of Rain"The rain can't hurt me now
This rain will wash away what's past
And you will keep me safe
And you will keep me close
I'll sleep in your embrace at last.
I don't feel any pain
A little fall of rain
Can hardly hurt me nowAnd rain...Will make the flowers... grow...
Kamis, 18 April 2013
About Pregnancy
Alhamdulillah, allah memberi kesempatan merasakan adanya kehidupan lain dalam tubuh, bayi lucu yg selalu tampak aktif di USG, meskipun belum kerasa banget karena belum gede (padahal kata dokternya sih gede). Alhamdulillah nggak merasakan mual, muntah, dan sebagainya, hanya lebih cepet capek, tapi itu sih karena memang banyak yg dikerjakan sampai saat ini (serius, jauuuuuuuuuuuh lebih banyak dibanding masih kuliah dulu, ataupun di kerjaan2 sebelumnya). Ngidam? Nggak kepengen macem2 sih, apalagi sampe mual-pusing kalo nggak kesampean.. Paling kalo lagi pengen A, dikasih B, si B-nya langsung ditolak tanpa ampun wkwk... Tapi justru nafsu makannya meningkat parah, di usia 14 minggu, bb naik 5 kilo *amazing...
Si dedek yg ini alhamdulillah kuat banget, saking normalnya ritme hidup yg dijalani, sampe2 gak sadar ada dedek sampai hampir 3 bulan. Masih tetep bawa tas berkilo2 (karena ada laptop), masih pindahan, angkat2 barang berat dari lantai 1 ke lantai 2, alhamdulillah sehat...
intinya sih, menikmati banget fase-fasenya, cuma si dedek agaknya lagi minta diasah otak nih, lbh banyak mikir drpd kerja fisik. start bulan depan, kita nulis2 aja ya dek hehe... sehat ya sayang...
Si dedek yg ini alhamdulillah kuat banget, saking normalnya ritme hidup yg dijalani, sampe2 gak sadar ada dedek sampai hampir 3 bulan. Masih tetep bawa tas berkilo2 (karena ada laptop), masih pindahan, angkat2 barang berat dari lantai 1 ke lantai 2, alhamdulillah sehat...
intinya sih, menikmati banget fase-fasenya, cuma si dedek agaknya lagi minta diasah otak nih, lbh banyak mikir drpd kerja fisik. start bulan depan, kita nulis2 aja ya dek hehe... sehat ya sayang...
Percakapan Lucu
Ini lucunya Surabaya, tiap saya nanya nama mbak2 ummahat muda, nggak langsung dijawab pake nama, dijawabnya, "Saya istrinya X"
@_@
X itu siapa ya? Hadeuh, emang saya kenal -_-???
Sampai2 saya harus dg hati2 nanya, "Maaf mbak (jgn tersinggung), tapi suaminya mbak itu siapa ya? Yang mana? Saya belum kenal orang2 sini..."
"Yang itu... blablabla..."
"Ehm, jadi, kalo mbak sendiri namanya siapa?" Wkwkwk...
#serius ini terjadi
@_@
X itu siapa ya? Hadeuh, emang saya kenal -_-???
Sampai2 saya harus dg hati2 nanya, "Maaf mbak (jgn tersinggung), tapi suaminya mbak itu siapa ya? Yang mana? Saya belum kenal orang2 sini..."
"Yang itu... blablabla..."
"Ehm, jadi, kalo mbak sendiri namanya siapa?" Wkwkwk...
#serius ini terjadi
Kilometer demi Kilometer
#dalam perjalanan
Berapa jarak sudah terlewati? Kilometer demi kilometer tertempuh. Apa saja sudah terjadi sampai saat ini? Atau terlalu banyak sekadar melewati dari jalanan ke jalanan saja? Lajur-lajur yang sama, terlampaui berkali-kali.
Hmm, kadang sepertinya hanya terlalu banyak jalan memutar yang membuat rangkaian kilometer itu semakin panjang. Banyak sekali waktu terbuang utk memutar. Namun darinya satu pelajaran, bahwa jalan hidup nggak selalu lurus. Baiklah, terima kasih utk setiap yg menemani kilometer demi kilometer. Tidak semua teman perjalanan yg menyenangkan.
Berapa jarak sudah terlewati? Kilometer demi kilometer tertempuh. Apa saja sudah terjadi sampai saat ini? Atau terlalu banyak sekadar melewati dari jalanan ke jalanan saja? Lajur-lajur yang sama, terlampaui berkali-kali.
Hmm, kadang sepertinya hanya terlalu banyak jalan memutar yang membuat rangkaian kilometer itu semakin panjang. Banyak sekali waktu terbuang utk memutar. Namun darinya satu pelajaran, bahwa jalan hidup nggak selalu lurus. Baiklah, terima kasih utk setiap yg menemani kilometer demi kilometer. Tidak semua teman perjalanan yg menyenangkan.
Senin, 15 April 2013
Indonesia Jaya
Hari-hari Terus Berlalu
Tiada Pernah Berhenti
Sribu Rintang Jalan Berliku
Bukanlah Suatu Penghalang
Tiada Pernah Berhenti
Sribu Rintang Jalan Berliku
Bukanlah Suatu Penghalang
Hadapilah Segala Tantangan
Mohon Petunjuk Yang Kuasa
Ciptakanlah Kerukunan Bangsa
Kobarkanlah
Dalam Dada
Semangat Jiwa Pancasila
Mohon Petunjuk Yang Kuasa
Ciptakanlah Kerukunan Bangsa
Kobarkanlah
Dalam Dada
Semangat Jiwa Pancasila
Hidup Tiada Mungkin
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Ciptakanlah Kerukunan Bangsa
Kobarkanlah
Dalam Dada
Semangat Jiwa Pancasila
Kobarkanlah
Dalam Dada
Semangat Jiwa Pancasila
Hidup Tiada Mungkin
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Hidup Tiada Mungkin
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpegangan Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia Jaya
Hidup Tiada Mungkin
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Hidup Tiada Mungkin
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpeganglah Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia… Indonesia…
Indonesia Jaya…
Tanpa Perjuangan
Tanpa Pengorbanan
Mulia Adanya…
Berpeganglah Tangan
Dalam Satu Cita
Demi Masa Depan
Indonesia… Indonesia…
Indonesia Jaya…
Senin, 08 April 2013
Kamis, 04 April 2013
Some of My Notes
Bumi Manusia
Manusia, sebentuk onggokan teramat kecil untuk hal2 besar yang dilaluinya.
Manusia, masih mampu berdiplomasi dengan tegas saat hatinya berurai air mata,
dan matanya tak sanggup lagi membendungnya,
dan lain sebagainya,
yang semuanya menceritakan satu saja: manusia.
Menyembuhkan Luka
Suatu ketika ada seorang yang mengalami luka seperti (maaf) borok di kulitnya. Luka itu cukup parah sehingga membuatnya harus pergi ke dokter. Sang dokter yang memeriksa luka tersebut lalu membalutkan plester di atas lukanya. Si pasien bertanya bukankah seharusnya luka butuh oksigen untuk sembuh? Jawaban sang dokter menarik, katanya utk sembuh memang luka butuh oksigen, bukan oksigen dari luar, tapi oksigen yang ada di dalam tubuh. Ya, darah kan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh utk respirasi sel, right? Konon, luka kulit akan sembuh sebesar 1 mm per harinya.
Everyone feels pain
But surely, after suffering satisfaction will arrive
Even with sports; studying or other ordeals with life,
It's like that for everyone
If we can beat the pain, on the other side
a rainbow of happiness awaits us.
That will definitely become a treasure
Lets believe in that.
Step by Step
When my existence seems to disappear
I will look for the place where I can do the best I can
From now on, I'll deliberate slowly
I won't be impatient
I won't be greedy
I won't give up
Because everyone takes things step by step
Rewriting
Mencari kata, tak selamanya mudah. seringkali terlalu susah. mungkin karena hati sedang berhemat mengeluarkan bahasanya, entah disimpan sampai kapan, atau untuk apa.
Pergilah jauh! Menjelajah.. Tapi saat di puncak karir kemanusiaanmu, kembalilah ke asal. Merunduklah hingga batang terendah sebelum cabang-cabang akar yg rendah. Sapa kembali akar tertinggi sebelum menyentuh daratan yg membentangkan batang tinggi. Kau akan temukan kenyataan yg jernih, penuh kearifan. Membangun kampung bukanlah tanda kekampungan. Kita hanya perlu berpergian, hijrah dari kota-kota yg bising, yg anonim… (Azmy Basyarahil)
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya, Jadilah saja jalan kecil, tetapi jalan setapak yang membawa orang ke mata air. (Taufik ismail)
Ayah...
Keringatmu lebih dulu menyapaku daripada embun yg menetes di pagi indahku.
Kerutan wajamu lebih dalam mengenaliku daripada cermin milikku.
Lelahmu lebih kuyup membasahiku daripada hujan malam itu.
Pengorbananmu lebih keras menggenggamku daripada mimpi-mimpi masa depanku.
Ku bersyukur masih memilikimu.
Belum sempat aku mengantar pesan kebahagiaan yg mampu membalas langkahmu untuk menghidupkanku.
Ibu...
Kau adalah tempat ku terlahir untuk kembali, dengan pesan kebahagiaan yang harus ku beri suatu saat nanti. Kau adalah manusia ekstrak, yang telah menjadi cahaya di tempatnya pernah berpijak.
Kau adalah kehangatan penuh penghayatan, yang kulit terluarnya berbicara dalam bahasa ketulusan, sementara kulit terdalamnya mendekapkan ku pada cerita masa lalu dan janji kebahagiaan masa depan.
Kau bagaikan air, yang alirannya berarti kesejukan.
Kau bagaikan api, yang nyalanya berarti kehangatan.
Kau bagaikan matahari, yang tenggelamnya berarti cahaya bulan.
Kau-lah manusia ekstrak.
Ya Rabb, lindungilah ia selalu dengan cinta dan cahaya-Mu,
agar senantiasa diberi kekuatan dan terjaga.
Dulu saat kubersamamu, ku dayung kapal itu dengan keringat.
Sekarang,ku sudah berlabuh di tepian perbatasan,melewati semak belukar dan duri yang tajam.
Hingga sampai masa ku tuk kembali mengakhiri jalan terjal selayaknya dulu lagi.
Tapi kini, ku mendaki sendiri. Tak lagi bersamamu.
Ku khawatir terjebak dalam goa di akhir tebing pendakian.
Maka,walau ku tak mendaki bersama kalian, satu yang ku minta, titipkanlah ku dalam doa.
Maka, saat berjalan di muka bumi, berjalanlah dengan mata yang terbuka dan hati yang tertunduk. jadilah yang paling dekat dengan pilihan hidup: untuk senantiasa memanusiakan setiap manusia dan bersyukur pada sang pemberi hidup..
“Pangkal segala pendidikan ialah cinta akan kebenaran dan berani mengatakan salah dalam menghadapi sesuatu yang tidak benar. Dalam memelihara dan memajukan ilmu, karakterlah yang terutama, bukan kecerdasan. Kurang kecerdasan dapat diisi, kurang karakter sukar memenuhinya”
*beberapa quote dari Azmy, teman yang tulisan dan diksi-diksinya banyak menginspirasi, meskipun kini semakin jarang, bukan berarti kata yang tertulis semakin terbuang
Pergilah jauh! Menjelajah.. Tapi saat di puncak karir kemanusiaanmu, kembalilah ke asal. Merunduklah hingga batang terendah sebelum cabang-cabang akar yg rendah. Sapa kembali akar tertinggi sebelum menyentuh daratan yg membentangkan batang tinggi. Kau akan temukan kenyataan yg jernih, penuh kearifan. Membangun kampung bukanlah tanda kekampungan. Kita hanya perlu berpergian, hijrah dari kota-kota yg bising, yg anonim… (Azmy Basyarahil)
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya, Jadilah saja jalan kecil, tetapi jalan setapak yang membawa orang ke mata air. (Taufik ismail)
Ayah...
Keringatmu lebih dulu menyapaku daripada embun yg menetes di pagi indahku.
Kerutan wajamu lebih dalam mengenaliku daripada cermin milikku.
Lelahmu lebih kuyup membasahiku daripada hujan malam itu.
Pengorbananmu lebih keras menggenggamku daripada mimpi-mimpi masa depanku.
Ku bersyukur masih memilikimu.
Belum sempat aku mengantar pesan kebahagiaan yg mampu membalas langkahmu untuk menghidupkanku.
Ibu...
Kau adalah tempat ku terlahir untuk kembali, dengan pesan kebahagiaan yang harus ku beri suatu saat nanti. Kau adalah manusia ekstrak, yang telah menjadi cahaya di tempatnya pernah berpijak.
Kau adalah kehangatan penuh penghayatan, yang kulit terluarnya berbicara dalam bahasa ketulusan, sementara kulit terdalamnya mendekapkan ku pada cerita masa lalu dan janji kebahagiaan masa depan.
Kau bagaikan air, yang alirannya berarti kesejukan.
Kau bagaikan api, yang nyalanya berarti kehangatan.
Kau bagaikan matahari, yang tenggelamnya berarti cahaya bulan.
Kau-lah manusia ekstrak.
Ya Rabb, lindungilah ia selalu dengan cinta dan cahaya-Mu,
agar senantiasa diberi kekuatan dan terjaga.
Dulu saat kubersamamu, ku dayung kapal itu dengan keringat.
Sekarang,ku sudah berlabuh di tepian perbatasan,melewati semak belukar dan duri yang tajam.
Hingga sampai masa ku tuk kembali mengakhiri jalan terjal selayaknya dulu lagi.
Tapi kini, ku mendaki sendiri. Tak lagi bersamamu.
Ku khawatir terjebak dalam goa di akhir tebing pendakian.
Maka,walau ku tak mendaki bersama kalian, satu yang ku minta, titipkanlah ku dalam doa.
“Langit di atas kita, meski nampak hanya seperti massa yang terang dan bersinar, tetapi kalau dipandang dalam kemampuannya yang tak terbatas, maka matahari, bulan, bintang-bintang, dan cakrawala tertebar di dalamnya serta berlaksa benda diliputnya.
Segenggam tanah dari Bumi yang kita pijak, tetapi dalam keluasan dan kedalamannya, dapat mendukung gunung tanpa merasa berat, menampung sungai dan laut tanpa pernah bocor dan segenap benda sehingga semuanya berkelanjutan.
Gunung, tempat tumbuhnya segenggam jerami tetapi dalam keluasan dan kedalamannya, rumput, pepohonan dapat tumbuh di atasnya sehingga burung dan lebah bisa tinggal dan mengandung permata di dalamnya.
Air, meski tidak lebih dari satu sendok di hadapan kita tetapi dalam keluasan dan kedalamannya yang tidak terukur, kura-kura, buaya, ikan, udang dapat hidup di dalamnya dan banyak rahasia alam terdapat di dalamnya sehingga kemakmuran bisa terwujud”
Atas nama kerendahan, yang tanpa berpikir dua kali menampar keangkuhan
Atas nama kelalaian, yang lewat begitu saja dan menyisakan penyesalan
Atas nama kehormatan dan harga diri, yang tak punya arti sama sekali dihadapan Dzat Yang Maha Tinggi
Ilmu pengetahuan yang kami kenal di sini ialah bernotasi koma, tanpa pernah ada akhir, kecuali akhir hidup kami sendiri. Karena kami hidup, kami belajar, dan kami bersimbiosis tanpa batas ruang dan waktu. Kami yang akan terus bersimbiosis atas dasar ilmu pengetahuan, semangat juang, dan kebersamaan intelektual..
Senin, 18 Februari 2013
I Dreamed A Dream
I dreamed a dream in time gone by...
As hope is high and life worth living,
I dreamed that love would never die...
I knew that God would always be helping.
As I am young and unafraid,
And dreams are made, and used, and spreaded,
There are no constraints to be feared,
No trial untried, no time wasted....
A lot of dreams I wanna pursue, and everything around me says: Go for it! I really wanted to travel everywhere; overseas, see everything, learn many local wisdoms from all around the world. Then, a moment came, when I asked myself, "Where will those dreams bring me? What I really want most?"
I truly wanna be loved by Him, that's why, I really wanna do many things. Not only for myself, but, at least, for my surrounding. I asked more, "Is that enough? I live in many places, many surroundings... What should I learn to help them."
Too many questions, which, finally, lead me to define my dream. I wanna do, do, and do...everything I can! within a very strait range of time in my life. Developing! Empowering! From everywhere I am!
Someday, when I see the sunset from my view, I just wanna remember, that this liife is useful, and no time wasted.
Minggu, 16 Desember 2012
:)
Hari ini, enam bulan lebih satu hari hidup bersama suami tercinta :)
Dan ternyata benar bahwa cinta adalah menerima apa adanya, lebihnya, juga kurangnya, ngembek2nya, juteknya. Dan dia... lebih dari menerima.
Makasih cinta, memberikan sedikit warna surga dalam rumah tangga, selalu jadi penenang, penyayang.. dan... banyak banget kata pengen adek sampaikan ke mas.. ternyata ditulis aja nggak kelar mas...
Banyak banget tawa kalo sama mas, kadang ada nangisnya juga. Nangis kalo kita nggak sengaja salah sama sesama, apalagi salah sama Allah ya mas...
Makasih sayang, masih banyak cerita di depan, banyak melankolisme telah kita lewati di belakang. Selalu berpegangan, seperti tiap hari kita jalan bersama...
Dan ternyata benar bahwa cinta adalah menerima apa adanya, lebihnya, juga kurangnya, ngembek2nya, juteknya. Dan dia... lebih dari menerima.
Makasih cinta, memberikan sedikit warna surga dalam rumah tangga, selalu jadi penenang, penyayang.. dan... banyak banget kata pengen adek sampaikan ke mas.. ternyata ditulis aja nggak kelar mas...
Banyak banget tawa kalo sama mas, kadang ada nangisnya juga. Nangis kalo kita nggak sengaja salah sama sesama, apalagi salah sama Allah ya mas...
Makasih sayang, masih banyak cerita di depan, banyak melankolisme telah kita lewati di belakang. Selalu berpegangan, seperti tiap hari kita jalan bersama...
Rabu, 05 Desember 2012
"Saya" dan Energi Bersih
Nggak cuma soal energi listrik
ternyata, ayah juga concern soal
bahan bakar. Sewaktu SD, sewaktu isu minyak merupakan non-renewable energi belum santer, ayah sudah mengingatkan. Beliau
sering bilang, “Ke sekolahnya jalan kaki aja, nggak usah dianter pake motor”,
atau, “Naik sepeda aja, lebih sehat, nggak bikin tetanggamu terganggu asap knalpot
atau suara bising.”
Kebiasaan yang diterapkan ayah
pada anak-anaknya sedari kecil ini membentuk karakter saya sehingga saya sangat
berusaha efisien energi. Gaya hidup yang diajarkan ayah saya terapkan hngga
sekarang, saya tularkan ke teman-teman, terutama di rumah kost. Setelah
menikah, suami saya pun tertular. Dia yang nggak masalah tidur dengan lampu
menyala, sekarang mulai aware soal
ini, dan sebagainya.
Tahun 2009 lalu, saya berhasil
mengkampanyekan konservasi energi di kampus, bahkan berhasil melakukan advokasi
sehingga untuk pertama kalinya IPB berpartisipasi dalam Earth Hour, yang kemudian berjalan setiap tahun. Saat kuliah di
Bogor, saat bepergian dalam kota saya lebih suka menggunakan Trans Pakuan yang
berbahan bakar biodiesel dibandingkan angkot. Di Jakarta, saya lebih suka naik
Trans Jakarta yang memanfaatkan bahan bakar gas dibandingkan naik kendaraan
sendiri meskipun seringkali harus berdiri. Saat naik mobil pun saya selalu
berusaha beramai-ramai supaya lebih hemat bahan bakar.
Kebayang, memang di kota-kota
besar sepertinya penjualan dan pembelian mobil tidak dapat dibendung. Iya lah,
mobil kan bermanfaat banget biar tetep nyaman di jalan, nggak kehujanan pas
hujan turun, dan nggak kepanasan di siang bolong nan terik. Sayangnya, masih
sering pengguna mobil-mobil ini berkendara sendiri atau hanya berdua di dalam
mobil yang kapasitasnya bisa delapan orang. Macet jadi salah satu akibat dari
hal ini. And, what’s next? Macet
secara langsung mengakibatkan energi terbuang percuma lho, bro and sist! Saya
bermimpi, suatu saat ada mobil yang dirancang memang bukan sebagai mobil
keluarga, tapi mobil individu atau mobil untuk couple J.
Setidaknya ukuran mobil-mobil ini bisa lebih mungil dan jika digunakan secara massal,
akan berdampak signifikan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan di jalan
akibat macet. Apalagi kalau mobil-mobil ini menggunakan bahan bakar energi alternatif.
Ah, pada siapa saya bisa bicara soal ide ini ya?
Kembali bicara soal energi alternatif,
saya pun aktif mengkaji suber-sumber energi alternatif, dari biodiesel,
bioetanol, gas, mikro hidro, hingga angin dan tenaga surya, meskipun bukan
termasuk bidang keilmuan saya. Beberapa kajian dalam optimasi proses produksi
bioetanol bahkan sempat menjadi paper yang diapresiasi para ilmuwan
internasional. Saat ini pun saya masih menjadi kontributor rubrik Energi Baru
Terbarukan di Majalah Global Energi, salah satu majalah yang fokus terhadap
perkembangan berita seputar energi di Indonesia dan di dunia. Berita yang saya
tulis meliputi inovasi EBT di seluruh dunia, dan itu membuat saya semakin
terinspirasi. Kapan ya Indonesia punya fokus untuk pengembangan salah satu moda
energi bersih? Lalu saya mulai berbicara pada orang-orang yang lebih
berkapasitas di bidang itu, di BUMN, di lembaga-lembaga penelitian (kampus,
balitbang, puspiptek), dsb. Dan dari beberapa hasil diskusi saya menyadari
bahwa kita, Indonesia, tidak jalan di tempat, tapi sedang berproses dalam
bidang energi bersih. Profesi ini pun semakin menggugah ketertarikan saya untuk
belajar tentang ketahanan energi (energi
security) di kampus pertahanan Indonesia. Saya memang bercita-cita, suatu
hari akan mendirikan NGO di bidang ketahanan pangan berbasis pangan lokal dan
ketahanan energi berbasis energi bersih.
Sembari menulis, saya pun menyempatkan
diri untuk mengembangkan inovasi berbasis sampah organik. Sejak tahun 2009,
saya aktif memperkenalkan inovasi bernama eco-enzyme ini di Indonesia. Sejak awal
diperkenalkan, produk ini baru dikenal sebagai produk daur ulang sampah organik
yang memiliki manfaat sebagai pupuk cair yang secara spesifik mampu
meningkatkan hormon pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sekitar setahun
belakangan, saya mulai menyadari potensi lain dari eco-enzyme ini yaitu sebagai
sumber alternatif biogas yang terbentuk selama proses fermentasinya. Bahkan
melihat banyaknya sampah organik di dunia, boleh kan kita menyatakan bahwa
sangat mungkin menjadikan sampah organik sebagai sumber utama biogas dunia?
Soal pengelolaannya dan lain-lain, ayo mulai kita pikirkan! Kalau yang ada di benak saya sih, awalnya program ini bergerak dari skala komunitas sebagai pilot project. Mulai dari satu komunitas yang bergerak di spot-spot strategis atau bahkan kompleks perumahan (konsep komunitasnya sudah pernah saya rumuskan lho di sebuah tulisan yang masih tersimpan di dalam folder pribadi), lalu berekspansi ke satu kelurahan, satu kecamatan, satu kota, hingga berhasil membuat wajah Indonesia menjadi lebih ceria. Asal konsisten dan nggak gampang putus asa, dalam jangka panjang kita bisa kok...
Eh, btw, kok dari tadi ceritanya
soal saya terus ya? Nggak maksud nyombong kok, cuma kepikir aja kalo perubahan
positif untuk “kita” dan “dunia” memang sangat logis jika diawala dari “saya”
dan “anda”. Hidup adalah pilihan, bukan? Dunia global sedang berlomba-lomba
dalam proyek energi bersih masing-masing. Di mana posisi kita dalam perlombaan
itu? Sebagai orang yang apatis, sekadar penonton, atau ikut berperan entah
sebagai pengamat, komentator, sponsor, coach, tim manajemen, supporter, atau
bahkan pemain? “Saya” berusaha ambil bagian yang bisa diambil dalam perlombaan
ini. Saya bercita-cita menjadi pemain inti sekaligus coach suatu saat nanti, meskipun
saat ini posisi saya baru sekadar pengamat dan supporter.
Rabu, 07 November 2012
profesional
sewaktu kuliah dulu, aktif di himpunan profesi mahasiswa, dan untuk pertama kalinya mendapatkan menu makan utama berupa kata: profesional...
tapi sebenernya aku nyadar, profesional buatku nggak sama dengna profesional buat mereka yang bicara tentang...hmmm...u know what lah males aja nyebutnya hehe..
sewaktu masih penelitian aku pernah janji sama diri sendiri, pasca kampus nanti, akan melakukan sesuatu yg bikin makin asyik beribadah, makin bermanfaat... bagiku, itu cukup sebagai bayaran. aku gak butuh gaji besar, aku butuh keleluasaan beribadah...
dan saat itu aku nyadar, bahwa profesional buatku berarti profesional dlm konteks hamba Allah, makin merasa bersama dengan-Nya, merasakan keluasan ilmu-Nya dlm tiap langkah, tiap sepersekian nafas...
dan ya, itu aku temukan dlm profesionalisme sbg ibu rumah tangga... alhamdulillah...
dan aku senang dg apa yg aku lakukan skrg: comdev...dg nilai plus fee yg lbh dari cukup...
terima kasih Allah, Kau memberiku keleluasaan mengatur waktu, kesempatan selalu mendekat pada-Mu...
Senin, 05 November 2012
warisan
Anak-anakku... kami orang tuamu hanya ingin memberi warisan: pendidikan terbaik...
Pendidikan untuk mengisi jiwamu dengan tauhid,
memberimu pengetahuan tentang Allah, satu-satunya Tuhan yang berhak & wajib disembah,
tentang risalah yang dibawa Rasul-Nya,
mendidikmu dengan Qur'an...
Kau tau nak, kami ingin mengajarimu Islam yang syamil,
supaya kau mau berusaha menjadi manusia yang syamil,
teguh akidahmu,
mulia akhlakmu,
manfaat langkah hidupmu,
Dan benda yang paling ingin kami wariskan padamu...
mungkin bukan rumah ataupun harta benda lainnya,
meskipun mungkin ada...
Kami ingin mewariskan: kitab-kitab dan buku-buku,
supaya kau terus belajar,
supaya kau terus berusaha mengenal Allah, Rasul-Nya,
dan semua yang perlu kau tau,
supaya kau terus merasa bersama-Nya,
dan keluasan ilmu-nya
Minggu, 04 November 2012
alay :D:D:D
Eh mau tau pendapatku ttg alay? Btw, ini alay khusus lho ya, khusus utk pasangan... Menurutku, alay sama pasangan itu naturally happened hohoho... tapi memang jenis orang beda2, ada yang nggak ekspresif, ada yg ekspresinya lugas langsung tanpa tertulis, ada yg lbh ekspresif tulisannya (kayak team-mate ku @office), nah kalo aku... sanguinis poolll dg mimik wajah & tulisan sangat ekspresif wkwkwk... Bangga? Hmm... feel different sih sebenernya haha... So, krn emang aku tipenya cuek, jd klo orang yg udah ngerti, ngadepin aku pun dg cuek, and... i try to apply it with fully empathy (haha..efek ngurus webinar) to as many people as possible :D:D:D alay..alay..
Aku sempet ngamatin tmn2 alay. U know what? Mereka tampak jauuuuh lbh nggak stress dibanding orang2 lain (tanpa ngomongin kapasitas loh ya. Mungkin karena orang alay itu sebenernya jago membagi beban. So, aku pikir skrg, klo nemu org alay, yg nemu jg harus nyesuaikan diri. Caranya?? Cuek ajah hoho...
Yeah, people may say, do what makes you happy, be with who makes you smile, laugh as much as you breathe, and love as long as you live
Aku sempet ngamatin tmn2 alay. U know what? Mereka tampak jauuuuh lbh nggak stress dibanding orang2 lain (tanpa ngomongin kapasitas loh ya. Mungkin karena orang alay itu sebenernya jago membagi beban. So, aku pikir skrg, klo nemu org alay, yg nemu jg harus nyesuaikan diri. Caranya?? Cuek ajah hoho...
Yeah, people may say, do what makes you happy, be with who makes you smile, laugh as much as you breathe, and love as long as you live
Sabtu, 03 November 2012
a moment of...love
Do u know what will happen to heart without love?
Honestly, I don't know,
and i don't even want to imagine...
Do you know?
Love...can be found in a moment...
I love everything and everyone around me,
and I just want to love them more...
and more...
Do you know?
Right now, i feel the warmth of my big family's love...
Though we're apart...miles away
And those who love you, no matter how they hurt or make you cry, they can always make you smile, happily, sincerely...
"We don't remember days, we remember moments..."
Honestly, I don't know,
and i don't even want to imagine...
Do you know?
Love...can be found in a moment...
I love everything and everyone around me,
and I just want to love them more...
and more...
Do you know?
Right now, i feel the warmth of my big family's love...
Though we're apart...miles away
And those who love you, no matter how they hurt or make you cry, they can always make you smile, happily, sincerely...
"We don't remember days, we remember moments..."
Langganan:
Postingan (Atom)

