Senin, 17 Januari 2011

Yang Tidak Ideal...

Ah kalian, membuatku ingat masa lalu
Dulu sekali, aku juga pernah kecewa
Kecewa pada sistem tempat aku tinggal di dalamnya

Tapi...
Kita punya hati yang terlalu lembut untuk memperturutkan rasa yang katanya menyesakkan jiwa
Kita punya otak yang terlalu cerdas untuk tidak bisa merasionalisasi segala hal yang sederhana saja
Sederhana adanya, karena semua bisa terjadi pada akhirnya
Dan kecewa, itu cuma selingan di antara....
lelahnya langkah kita menapak
kerasnya otak kita berpikir
dan jernihnya jiwa kita menerima rasa

Dan aku.......
Hanya selalu berusaha terus bersyukur
Maka aku pn selalu bersyukur
Dan segala performa syukurku membuatku jauh lebih bersyukur
Bahkan bisa merasa kecewa pun perlu disyukuri
Karena dengan demikian kita bisa lebih rasional, lebih cerdas, lebih lembut

Karena dengan demikian, kita tau bahwa...
Memang tidak ada yang ideal, tapi kita senantiasa berupaya
mengusahakan yang terbaik dari masa ke masa
Semampu daya yang bisa kita kerjakan
Sepenuh tekad yang bisa kita azzamkan
Dan aku makin bersyukur karenanya
Menjadi bagian dari sesuatu yang tidak ideal
Membuatku, kamu, kita...
Bersama...
Bisa berbuat lebih dari yang biasa
Lebih dar sekadarnya, seadanya, apa adanya
Lalu kita akan menerima
Memang begitu seharusnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar