Minggu, 26 Desember 2010

Tante, Cepatlah Sembuh...

Assalamu'alaikum wr. wb.

Semoga salam ini menemui tante dalam keadaan sehat wal'afiat...
Tante, hingga hari ini hanya doa bisa kupanjatkan untuk kebaikan dan keberkahan hidup tante. Terima kasih atas setiap sapaan lembut, nasehat, dan doa yang tante beri padaku. Meskipun, kita belum pernah sekalipun bertemu.

Tante, kudengar kabar yang kurang membahagiakan. Ada yang menyampaikan bahwa tante sedang sakit. Benarkah tante? Sakit apa?

Cepatlah sembuh tante. Sungguh, aku ingin melihat senyum tante yang belum benar-benar pernah kutemui. Hanya foto tante sekilas diperlihatkan padaku.

Tante, ada seorang anak yang sedang sangat menghawatirkan kondisimu. Sahabatku, anakmu. Orang yang sama-sama kita sayang. Begitu khawatirnya dia akan kondisi tante, jadi tante cepat sembuh ya... Tante, aku percaya, tante masih sangat ingin memberikan senyum bahagia terbaik untuknya.

Aku pun sangat ingin melihat senyum bahagia tante, juga senyum bahagianya. Aku tahu tante, rasa sayangku padanya tak sebesar rasa sayang tante padanya. Begitu pula rasa sayangnya padaku tak akan sebesar rasa sayangnya padamu. Jadi tante, bukan aku yang bisa menghadirkan senyum bahagia terindah di wajahnya. Hanya tante yang bisa.

Tante, aku tak ingin melihatnya pura-pura tegar di hadapanku. Perhatian dan semua hal yang dia lakukan untukku selama ini sudah cukup. Sangat lebih dari cukup. Kadang aku hanya ingin membuatnya tersenyum, tapi senyuman terindah itu tak mungkin aku hadirkan, karena memang bukan milikku. Senyum itu milikmu. Jadi aku hanya ingin menghadirkan senyummu untuknya.

Cepatlah sembuh tante, hanya doa ini bisa kupanjatkan atasmu. Bukan hanya karena orang yang sama-sama kita sayangi, tapi karena aku juga sayang pada tante. Bahkan sebelum kita bertemu. Cepatlah sembuh, tante.

Aku tahu, berbait kata-kata ini takkan kusampaikan padamu. Tapi aku yakin, Dia Yang Maha Kuasa atas hati makhlukNya akan membuat hati tante merasakan apa yang kutulis di atas halaman ini. Sebagaimana Dia membuatku meiliki rasa, seperti rasa sayang meski belum pernah bertatap muka.


Sekali lagi, hanya doa bisa kupanjatkan untuk kebaikan dan keberkahan hidup tante. Dan suatu hari nanti, aku juga... ingin melihat tante tersenyum untukku.

Wassalamu'alaikum wr wb.


*sedang gak jelas...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar